Headlines News :
Home » , » Hutan Wisata Sungai Dumai

Hutan Wisata Sungai Dumai

Written By Ripes News on Saturday, October 5, 2013 | 5:53 PM

Ripes News - Hutan wisata mempunyai fungsi sebagai lahan yang ditanami oleh berbagai jenis tumbuh. Tumbuhan ini sengaja ditanam, baik itu untuk keperluan konservasi maupun untuk penelitian. Koleksi pepohonan yang dimilikinya, membuat hutan wisata menjadi sebuah arboretum, yaitu semacam hutan botani yang bermanfaat tidak hanya bagi kalangan akademis, namun juga bagi masyarakat umum.
Keindahan alam yang dimiliki oleh hutan wisata juga bisa berfungsi sebagai arena wisata yang bersifat terbuka untuk umum. Jadi tidak hanya bermanfaat untuk keperluan penelitian saja. Seperti Hutan Wisata (HW) Dumai yang menjadi salah satu objek wisata yang bisa ditemui bila sedang berada di kota Dumai, Provinsi Riau.
Salah satu vegetasi yang menjadi bagian dari HW Sungai Dumai adalah hutan pinus. Hutan homogen yang dipenuhi oleh pohon pinus ini merupakan vegetasi utama yang dimiliki oleh HW Sungai Dumai. Tanaman pinus yang juga disebut dengan tusam yang tumbuh di HW Sungai Dumai, merupakan jenis tusam Sumatera. Tusam Sumatera adalah tanaman runjung yang mempunyai daun berbentuk panjang-panjang seperti jarum. Tanaman ini mempunyai organ kelamin yang terpisah, namun masih berada dalam satu pohon yang sama (berumah satu).
Ciri khas pohon tusam adalah tajuknya yang mempunyai bentuk seperti kerucut. Bentuk kerucut dari tajuk yang dimiliki oleh tusam Sumatera ini mempunyai variasi yang beragam. Jadi meskipun secara umum mempunyai tajuk berbentuk kerucut, namun bentuk kerucut yang dihasilkan belum tentu sama. Tusam Sumatera tidak hanya tumbuh di HW Sungai Dumai, namun juga bisa ditemukan di daerah lain di Indonesia. Tusam Sumatera merupakan tanaman yang mendominasi hutan tropis Indonesia, terutama yang berada di dataran tinggi.
Selain tusam yang tumbuh secara liar, tanaman ini juga ada yang sengaja dibudidayakan. Terutama oleh Perum Perhutani, yaitu badan usaha milik negara yang mengurusi pengelolaan hutan. Perum Perhutani membudidayakan tusam untuk diambil getahnya. Getah tusam ini dimanfaatkan sebagai bahan baku untuk pembuatan terpentin dan juga gondorukem.
Selain vegetasi utama berupa hutan tusam, kawasan HW Sungai Dumai juga mempunyai daerah rawa. Seperti rawa pada umumnya, rawa yang ada di HW Sungai Dumai juga secara alami tergenang air. Genangan air ini terbentuk karena aliran yang yang terhambat. Sehingga air ini terperangkap dan tidak bisa mengalir keluar.
Kawasan HW Sungai Dumai juga menyimpan akumulasi air dalam bentuk danau. Air yang mengisi danau di HW Sungai Dumai berasal dari curahan hujan. Danau mempunyai perairan yang relatif tidak mengalir. Inilah yang membedakan danau dengan perairan lainnya seperti sungai.
Ada banyak satwa yang menjadi penghuni HW Sungai Dumai. Satwa yang paling sering terlihat disini adalah monyet. Monyet yang hidup di HW Sungai Dumai seperti sudah terbiasa dengan keberadaan manusia. Mereka tidak akan segan untuk mendekati pengunjung yang datang. Baik itu karena sifat rasa ingin tahu mereka, maupun untuk mencari sisa-sisa makanan yang ditinggalkan oleh pengunjung.
Bagi masyarakat umum, berkunjung ke HW Sungai Dumai tidak hanya akan memperoleh kesenangan dari aktifitas rekreasi. Namun mereka juga bisa belajar banyak mengenai berbagai pepohonan yang menjadi koleksi HW Sungai Dumai. Semakin banyak mereka mengetahui mengenai hutan, diharapkan akan tumbuh rasa cinta terhadap alam.
Kondisi alam yang asri dan dipenuhi dengan berbagai pepohonan, membuat HW Sungai Dumai sebagai lokasi yang cocok untuk berbagai kegiatan luar ruang. Kegiatan ini tidak harus berkemah, masih ada banyak lagi aktifitas luar ruang yang menyenangkan. Biasanya aktifitas luar ruang tersebut dibuat dalam bentuk permainan. Memang pengelola HW Sungai Dumai tidak menyediakan berbagai permainan luar ruang seperti flying fox atau yang semacamnya. Namun itu tidak menghentikan mereka untuk mengadakan berbagai permainan luar ruang lainnya di kawasan HT Dumai.
HW Sungai Dumai tentu saja ditumbuhi oleh pepohonan lebat yang memenuhi hutannya. Namun bukan berarti masyarakat awam tidak bisa melakukan penjelajahan menelusuri HW Sungai Dumai. Karena disini sudah dibuat jalan setapak yang disediakan bagi pengunjung yang ingin melintasi ke dalam kawasan hutan.
Sehingga memudahkan perjalanan menembus lebatnya hutan, karena tidak perlu repot lagi membuka jalan dengan menebas rumput yang tinggi. Pengunjung tidak perlu khawatir tersesat bila sedang berada di HW Wisata. Asalkan mereka mengikuti jalur jalan setapak yang sudah dibuat, mereka akan bisa keluar dari HW Wisata dengan mudah.
Bila sedang berada di kota Dumai, pengunjung yang ingin datang ke HW Sungai Dumai tidak perlu menempuh perjalanan yang jauh. Karena HW Sungai Dumai hanya berjarak 5 km dari pusat kota Dumai. Lokasinya yang dekat dengan kota menjadikan HW Sungai Dumai sebagai daerah hijau yang bisa menjadi sumber penghasil oksigen. Akan pepohonan yang memenuhi HW Sungai Dumai juga berfungsi sebagai penahan air tanah agar tidak langsung mengalir ke arah laut.
Suasana di HW Sungai Dumai terasa teduh berkat adanya pohon besar yang daunnya berfungsi sebagai kanopi yang bisa menahan teriknya sinar matahari. Suasana rindang ini jarang sekali ditemui di daerah perkotaan. Sehingga bisa menjadi salah satu daya tarik HW Sungai Dumai, meskipun temperaturnya masih terasa hangat seperti yang umum ditemui pada daerah perkotaan.

Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Ripes News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright 2013 - 2017,RIPES NEWS
Media Bisnis Terpercaya

| RIPESNEWS | DUNIA LOKER INDONESIA | PEMKO DUMAI | PEMKO ROHIL | JONY MARZAINUR | MR. AYAI | INDAH FM RADIO | DUPE TV | BUSINESS RIAU |

Jalan Datuk Laksaman No. 292 Kota Dumai Email : ripesnews@gmail.com Hp. 0812 6811 1177