Satu pengadilan Ukraina memutuskan pada Sabtu untuk menahan praperadilan lima orang yang dituduh memukuli seorang wartawan investigasi wanita terkemuka Ukraina dan aktivis.

Sebagaimana dilaporkan RIA Novosti, Tatiana Chornovil sedang dalam perjalanan pulang pada sekitar pukul 01.30 waktu setempat (03.30 waktu Moskow) ketika ia melihat dia sedang diikuti oleh SUV berwarna gelap, kata polisi Ukraina.

Mobil memotong kendaraan Chornovil dan memaksanya menepi, setelah itu beberapa orang melompat keluar dan menghancurkan jendela bagian belakang mobil wartawan itu, menurut pernyataan polisi.

Polisi mengatakan pria itu menyeret Chornovil keluar dari mobilnya dan dengan brutal memukulinya sebelum meninggalkannya di selokan.

Empat tersangka ditangkap Jumat pagi, kata Kementerian Luar Negeri Ukraina dalam sebuah pernyataan pada Sabtu.

Tersangka kelima, yang sudah mengaku memukuli wartawan, ditahan kemudian pada Jumat dan pengadilan mengadakan sidang terpisah untuk memutuskan apakah ia harus dimasukkan ke dalam tahanan praperadilan.

Kementerian itu tidak merinci motif yang mungkin melatarbelakangi serangan itu.

Chernovol, seorang wartawan investigasi, blogger dan ibu dari dua anak, telah memposting foto-foto apa yang dia duga villa mewah menteri dalam negeri Ukraina pada portal web lokal Ukrainskaya Pravda sebelum serangan itu terjadi.

Dia juga secara rutin melaporkan perkembangan gerakan protes Ukraina yang muncul pada akhir November setelah presiden tiba-tiba mundur dari perjanjian asosiasi dengan Uni Eropa, dan secara terbuka mendukung oposisi politik negara.

Polisi Ukraina telah membuka penyelidikan kriminal atas insiden hooliganisme itu, yang dincaman dengan hukuman sampai empat tahun penjara di bawah hukum Ukraina.

Namun, tuduhan yang lebih keras adalah pemukulan terhadap korban yang menimbulkan luka berat pada sang wartawati.

(Sumber:http://www.antaranews.com)