Headlines News :
Home » , » Kenaikan Harga Elpiji, Kado Buruk dari Pertamina

Kenaikan Harga Elpiji, Kado Buruk dari Pertamina

Written By Ripes News on Friday, January 3, 2014 | 1:10 AM

JAKARTA – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Irman Gusman menyesalkan keputusan PT Pertamina yang menaikkan harga gas elpiji tabung 12 kilogram sebesar 65 persen secara mendadak. Selain memberatkan masyarakat, kebijakan ini juga mempunyai dampak luas terhadap inflasi karena mempunyai implikasi yang luas, termasuk pada industri makanan dan restoran.

Irman Gusman juga mengatakan, kebijakan Pertamina untuk menaikkan harga elpiji nonsubsidi kemasan 12 kg di awal 2014 telah merusak momentum perayaan tahun baru.

"Kenaikan harga elpiji adalah kado terburuk dari Pertamina untuk rakyat Indonesia. Momentumnya sekarang adalah perayaan tahun baru yang seharusnya penuh dengan kabar gembira, bukan kabar kenaikan harga,” ujar Irman Gusman di Jakarta, Kamis (2/1/2014).

Kenaikan harga elpiji ini, lanjut Irman Gusman, dipastikan diikuti kenaikan harga sejumlah kebutuhan masyarakat.

"Saya yakin ibu-ibu rumah tangga akan teriak dengan kenaikan ini, bahkan pengelola rumah makan juga akan keberatan dengan kenaikan harga elpiji ini," ungkap Irman Gusman.

Kebijakan ini, kata Irman Gusman, menunjukkan Pertamina sebagai BUMN tidak memiliki manajemen tata niaga yang baik. Karena itu, sebaiknya pemerintah meminta Pertamina untuk menunda kenaikan harga elpiji hingga masyarakat siap.

Ditegaskan Irman, pemerintah tidak bisa lepas tangan terhadap kebijakan PT Pertamina ini. Dia mengakui, PT Pertamina adalah sebuah korporasi, namun sebagai BUMN diberi hak monopoli untuk kepentingan masyarakat banyak dan bukan hanya untuk mencari untung.

Irman mendesak pemerintah segera turun tangan, karena keberadaan Pertamina sebagai BUMN yang memonopoli penguasaan negara di bidang minyak dan gas adalah untuk menjalankan amanat konstitusi, khususnya Pasal 33 UUD 1945 yang menegaskan bahwa cabang-cabang produksi yang penting dan menyangkut hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.(http://economy.okezone.com)
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Ripes News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright 2013 - 2017,RIPES NEWS
Media Bisnis Terpercaya

| RIPESNEWS | DUNIA LOKER INDONESIA | PEMKO DUMAI | PEMKO ROHIL | JONY MARZAINUR | MR. AYAI | INDAH FM RADIO | DUPE TV | BUSINESS RIAU |

Jalan Datuk Laksaman No. 292 Kota Dumai Email : ripesnews@gmail.com Hp. 0812 6811 1177