Headlines News :
Home » , » Rupiah menguat drastis, BI sebut masih terkendali

Rupiah menguat drastis, BI sebut masih terkendali

Written By Ripes News on Thursday, March 13, 2014 | 11:51 AM

Dalam perdagangan valuta asing hari ini, Kamis (13/3), rupiah sempat mengalami penaikan cukup tajam. Pada pembukaan perdagangan, mata uang Indonesia itu berada di kisaran Rp 11.385 per USD.
Mengutip laman Bloomberg, rupiah di pasar spot sejam setelah pembukaan menguat 0,3 persen menjadi Rp 11.393 per USD jelang pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia siang nanti.
Fluktuasi ini dikhawatirkan menjadi tren rupiah di masa mendatang. Soalnya, sepanjang bulan ini penguatan rupiah sebesar 6 persen dianggap terlalu drastis. Pelaku pasar kabarnya meyakini keberhasilan kurs menembus level Rp 11.000 hanya sementara, untuk kembali ke Rp 12.000 per USD lagi.
Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo menganggap kekhawatiran itu terlalu berlebihan. Justru, naik atau turunnya rupiah sekarang sudah mencerminkan fundamental ekonomi Indonesia.
"Saya melihat rupiah sekarang mencerminkan fundamentalnya, dan dipengaruhi oleh membaiknya makro struktur dari pasar keuangan kita," ujarnya selepas membuka rilis laporan Fitch Rating.
Tak lupa dia mengingatkan bahwa aliran modal asing sangat deras beberapa hari terakhir. Hal itu berpengaruh pada penguatan kurs. Berdasarkan data dari Kementrian Keuangan, dana asing yang masuk ke dalam pasar obligasi di triwulan I ini mencapai USD 1,9 miliar. Ini jadi indikator buat BI agar menjaga momentum tetap positif.
Bila tidak, larinya modal asing sebesar itu bisa kembali melemahkan Indonesia.
"Penguatan juga karena besarnya dana-dana dari investor yang masuk ke RI dan minat atas aset Indonesia. Kita harus menjaga arah perkembangan kesehatan keuangan dari ekonomi Indonesia," kata Agus.
Akan tetapi, mantan menteri keuangan ini enggan memberi komentar, apakah penguatan rupiah drastis atau tidak. Baginya, pergerakan kurs selama sepekan terakhir masih dalam kendali bank sentral.
"Saya tidak bisa berkomentar soal over atau undershoot. Tapi secara umum kita melihat penguatan ini masih dalam batas yang kita yakini sehat bagi Indonesia," tandasnya.
Selain di pasar spot, rupiah juga menguat di pasar non deliverable forwards (NDF) untuk sebulan ke depan. Penguatannya mencapai 0,7 persen, di nominal Rp 11.468 per USD. (sumber:http://www.merdeka.com)
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Ripes News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright 2013 - 2017,RIPES NEWS
Media Bisnis Terpercaya

| RIPESNEWS | DUNIA LOKER INDONESIA | PEMKO DUMAI | PEMKO ROHIL | JONY MARZAINUR | MR. AYAI | INDAH FM RADIO | DUPE TV | BUSINESS RIAU |

Jalan Datuk Laksaman No. 292 Kota Dumai Email : ripesnews@gmail.com Hp. 0812 6811 1177