Headlines News :
Home » , » Basiran Berharap Industri Rumahan Meranti Belum Harus Dikelola Dengan Baik

Basiran Berharap Industri Rumahan Meranti Belum Harus Dikelola Dengan Baik

Written By Ripes News on Thursday, August 28, 2014 | 1:42 PM

*Sebagai Upaya Peningkatan PAD Meranti

SELATPANJANG- Industri rumahan (home industry) yang menjadi kantong ekonomi kreatif masayarkat di pedesaan dinilai belum dikelola dengan baik. Saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti baru mengandalkan sektor tambang Minyak dan Gas Bumi (migas) sebagai lumbung pendapatan daerah, namun hone industry berbasis pengolahan hasil pertanian dan perkebunan masih jauh dari harapan masyarakat.

Hal ini disesalkan Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kepualuan Meranti, Basiran SE MM saat berbincang bersama Riaupesisir di Selatpanjang, Selasa (26/8) mengatakan, terkait dengan minimnya perhatian Pemkab Meranti dalam pengembangan sektor home industry berbasis pengolahan hasil pertanian dan perkebunan di berbagai pelosok pedesaan, ini lah yang menyebabkan lambannya perkembangan Perindustrian ini.

Dimana, sampai hari ini, para petani dan pengelola home industry harus bertungkus lumus mencari pasar sendiri. Kalaupun ada upaya dari Pemkab, paling hanya menjadikan produk-produk home industry di even-even pemeran ataupun ekspo. Upaya konkrit lainnya dalam mencarikan tempat pasaran belum terlihat. Padahal, sector home industry kreatif ini sangat potensial menjadi salah satu pendulang Pendapatan Anggaran Daerah (PAD) bagi daerah ini, bebernya.

Menurut Sekretaris DPC Partai Gerindra Kepulauan Meranti itu, home industry kreatif bila dikeloal secara professional jelas akan memberikan multiefek yang sangat luas bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat. Upaya ini tidak hanya akan meningkatkan spriti petani untuk lebih produktif. Disisi lainya, pengembangan industri kreatif akan turut mampu membuka usaha baru yang akan menyerap banyak tenaga kerja di pedesaan. Terutama kaum perempuan yang selama ini dianggap tidak produktif.

Lebih lanjut, diungkapkan Basiran, dari berbagai hasil pantuan di lapangan, sebagian besar home industry kreatif yang tumbuh dipedesaan mengalami kondisi yang tidak stabil. Hal ini terjadi akibat minimnya pembinaan, kekurangan modal, teknologi yang sederhana dan tidak adanya terobosan Pemkab Meranti dalam menyiapkan pasar sebagai tempat melemparkan produk home industry itu sendiri.

Jika Pemkab Meranti serius, potensinya akan sangat luar biasa dalam menopang peningkatan PAD. Tapi akibat minimnya komitmen Pemkab Meranti, keberadaan home industry di pedesaana bagai kerakap di atas batu, hidup segan mati tak mau. Untuk itu, dengan terus meningkatnya APBD Meranti diharapkan mampu dimaksimalkan untuk mendukung petumbuhan home industry. Hal ini sebagai bentuk komitmen Pemkab Meranti dalam mendukung tercapainya proram pemberdayaan ekonomi masyarakat, jelasnya.

Sektor program ekonomi kerakyatan Meranti belum terlihat maksimal dalam kurun lima tahun APBD Meranti bergulir. Kalaupun ada, nilainya masih sangat minim dibandingkan dengan sektor lainya. Padahal, dampak positifnya sangat besar bagi penguatan pembangunan ekonomi daerah dalam menunjang PAD kedepannya, tandas Basiran.(Andi)
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Ripes News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright 2013 - 2017,RIPES NEWS
Media Bisnis Terpercaya

| RIPESNEWS | DUNIA LOKER INDONESIA | PEMKO DUMAI | PEMKO ROHIL | JONY MARZAINUR | MR. AYAI | INDAH FM RADIO | DUPE TV | BUSINESS RIAU |

Jalan Datuk Laksaman No. 292 Kota Dumai Email : ripesnews@gmail.com Hp. 0812 6811 1177