Headlines News :
Home » , » Dianggap Jarang Ngantor, Warga Usir Camat Pendalian IV Koto, Rohul

Dianggap Jarang Ngantor, Warga Usir Camat Pendalian IV Koto, Rohul

Written By Ripes News on Saturday, September 27, 2014 | 12:43 PM

PASIRPANGARAIAN-Ratusan warga bersama pemuda dan tokoh masyarakat, ninik mamak terpaksa mengusir Camat Pendalian IV Koto Suprapno, Jumat (26/9/14) sekitar pukul 09.00 WIB. Camat ini dituding jarang ngantor dan kinerja buruk.

Ratusan warga yang sudah sangat geram, akhirnya ramai-ramai mendatangi Kantor Camat Pendalian IV Koto. Selain dituding jarang ngantor, kinerja Suprapno selama menjabat sebagai Camat sangat buruk.

"Termasuk dia jarang hadir di berbagai acara di desa-desa. Yang datang hanya perwakilan Camat saja atau stafnya," kesal Musa, salah seorang warga Pendalian IV Koto.

Musa merupakan salah seorang tokoh masyarakat di Pendalian IV Koto mengakui sebenarnya ada rumah dinas Camat sudah disediakan, yakni menyewa salah satu rumah warga setempat. Sayangnya, rumah kontrakan itu tidak pernah ditempati, sehingga seperti "padang rumput". Buruknya lagi, jalan semenisasi ke Kantor Camat sudah rusak, namun Suprapno seperti tidak ambil peduli.

Musa menungkapkan puncak dari kemarahan warga Pendalian IV Koto salah satunya adalah saat Kades Pendalian Mulyadi menugaskan stafnya Asrowi untuk meminta rekomendasi Suprapno selaku Camat untuk pengajuan dana Alokasi Dana Desa (ADD) yang hingga bulan ini belum juga keluar.

Kades Pendalian Mulyadi mengaku kepada warga jika staf desa hanya diterima oleh staf Kantor Camat Pendalian IV Koto bernama Riyanto, karena saat itu Camat sedang tidak berada di kantor. Informasinya, Camat lebih memilih bekerja dari rumahnya di Ujungbatu.

Rekomendasi itu dibawa ke rumah Suprapto di Ujungbatu. Sayangnya, surat hanya diteken, tanpa distempel. Malah, oknum Camat ini meminta dana sebesar Rp1 juta, baru dia bersedia men-stempel rekomendasi tersebut.

Ternyata masalah itu berlanjut. Pada Kamis (25/9/14) kemarin, kembali Kades Pendalian memerintahkan Sekretaris Desa Edi Yasmon untuk menemui Camat. Lagi-lagi Suprapno tidak ngantor.

Edi sempat bersitegang dengan Staf Kantor Camat Pendalian IV Koto bernama Chaidir. Pasalnya, staf itu menyinggung soal uang Rp1 juta seperti dituturkan Suprapto sebelumnya.

Sudah 4 tahun Suprapto menjabat sebagai Camat Pendalian IV Koto, namun dia tak pernah menempati rumah dinas yang statusnya dikontrakkan itu. Dia memilih pulang ke rumah mewahnya di Ujungbatu. Dampaknya, rumah yang dibayar setiap tahunnya itu terlantar tanpa penghuni.

"Percuma pemerintah menyewakan rumah kontrakan untuk rumah dinas Camat, kalau sama sekali tidak pernah ditempati," tegas Musa.

Warga mengakui selama ini selalu mengikuti kemauan Camat, namun di saat pihak desa meminta rekomendasi dana ADD, justru hal itu dipersulit. Dampaknya, pembangunan Desa Pendalian pun terhambat.

Bukan itu saja, menurut Kades pendalian Mulyadi, akibat dana ADD belum cair, sudah berbulan-bulan gaji staf Kantor Desa belum dibayarkan.

Keributan di Kantor Camat Pendalian IV Koto terkendali setelah beberapa Anggota Polsek Rokan IV Koto dipimpin AKP Artisal turun ke lokasi. Saat warga datang, Suprapto juga tidak berani keluar. Kata warga, dia lebih memilih kabur dari kantor itu.(sumber:http://riauterkini.com)
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Ripes News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright 2013 - 2017,RIPES NEWS
Media Bisnis Terpercaya

| RIPESNEWS | DUNIA LOKER INDONESIA | PEMKO DUMAI | PEMKO ROHIL | JONY MARZAINUR | MR. AYAI | INDAH FM RADIO | DUPE TV | BUSINESS RIAU |

Jalan Datuk Laksaman No. 292 Kota Dumai Email : ripesnews@gmail.com Hp. 0812 6811 1177