Headlines News :
Home » , , » Lampu Colok Hiasi Malam 27 Ramadhan 1438 H di Dumai

Lampu Colok Hiasi Malam 27 Ramadhan 1438 H di Dumai

Written By Ripes News on Wednesday, June 21, 2017 | 6:30 AM


Ripes News - Dumai -
Walikota Membuka Festifal Lampu Colok. secara simbolis.
Aneka hiasan Lampu Colok mewarnai Gelar Budaya Lampu Colok Kota Dumai 1438 H, Rabu (20/06/2017). Festrival lampu colok dijadikan budaya oleh masyarakat kota Dumai.  Walikota dengan dedampingi Kadis Pariwisata dan staf, Ajang ini memberi kesan tersendiri pada malam 27 Ramadhan di Kota Pelabuhan.

Cahaya Lampu Colok menyinari sejumlah titik jalanan kota, sangat memberikan inspirasi pada masyarakat dan banyak masyarakat sengaja menyempatkan diri berkeliling menlihat lihat lampu colok, yang  di buat oleh masyarakat di berbagai tempat, ada kebanggaan tersendiri bagi masyarakat ketika mereka mam[u membuat lampu colok di tempat masing masing. membuat lampu colok terkadang bukan  mengharapkan hadiah tapi lebih pada menunjukkan senin dan kebanggaan lokal. beberapa masyarakat penggagas merasa puas apabila yang datang dan menyaksikan hasil karya mereka terlihat ramai di kunjungi masyarakat dan pengunjung.
Walikota Dumai bapak Drs H. Zulkifli AS, M.Si.  mengatakan tetap akan memndukung di laksanakannya festifal lampu colok, mengigat bahwa history lampu colok ini cukup panjang. apalagi ini bisa jadi evwen wisata Ramadhan,

kemudian beliau menjelaskan bahwa ajang ini tetap digelar walau Pemerintah daerah dalam kondisi terbatasnya anggaran. Maka ia berharap ajang ini tetap digelar secara sederhana, meski anggaran pemerintah dalam kondisi sulit.

Walikota Dumai berharap kiranya perusahaan perusahaan yang ada di daerah dapat mendukung event seperti ini dengan membantu membiayai kreativitas Masyarakat dalam hal anggaran pembuatan lampu colok.

dari pantauan Ripesnews dan mendengar percakapan [ara penggerarak mendirikan lampu colok selama ini dana dari swadaya masyarakat, dan biasanya masyarakat menggunakan bahan bahan bekas, seperti kaleng yang di kutip dari jalanan, kayu kayu bahan mendirikan dari kayu bekas miliki masyarakat, kalau pun ada paling membeli, yang memang sangat di perlukan.

untuk m endirikan dan membangun fasilitas tempat digantungnya lampu colog tergantung dari design yang rata rata menyerupai Masjid. dan rata rata menghabiskan ratusan bahkan ribuan kaleng bekas. ini biasanya di bantu anak anak remaja berkeliling mencari kaleng bekas.
selain itu biaya yang digotong rayong oleh masyarakat adalah biaya pembelian Minyak tanah, terkadang menghabiskan 50 sampai 100 liter minyak tanah.

keindahan lampu colog ini sangat fenomenal, karena gambarnya terlihat bergerak gerak dan sangat indah.
Walikota mengatakan kita mesti tetap menggelar ajang ini setiap tahunnya. Apalagi ini adalah satu event budaya yang harus selalu digelar," papar Walikota, Rabu malam.


Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Ripes News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright 2013 - 2017,RIPES NEWS
Media Bisnis Terpercaya

| RIPESNEWS | DUNIA LOKER INDONESIA | PEMKO DUMAI | PEMKO ROHIL | JONY MARZAINUR | MR. AYAI | INDAH FM RADIO | DUPE TV | BUSINESS RIAU |

Jalan Datuk Laksaman No. 292 Kota Dumai Email : ripesnews@gmail.com Hp. 0812 6811 1177